A.
PENDAHULUAN
Mbaqyen.com Evaluasi merupakan subsistem yang sangat penting dan sangat di
butuhkan dalam setiap sistem pendidikan, karena evaluasi dapat mencerminkan
seberapa jauh perkembangan atau kemajuan hasil pendidikan yang telah di tempuh. Dengan evaluasi, maka maju dan mundurnya kualitas pendidikan
dapat diketahui, dan dengan evaluasi pula, kita dapat mengetahui titik
kelemahan serta mudah mencari jalan keluar untuk berubah menjadi lebih baik ke depan. Tanpa evaluasi, kita tidak bisa mengetahui seberapa jauh keberhasilan
siswa, dan tanpa evaluasi pula kita tidak akan ada perubahan menjadi lebih
baik, maka dari itu secara umum evaluasi adalah suatu proses sistemik umtuk
mengetahui tingkat keberhasilan suatu program.
Dalam setiap pembelajaran, pendidik harus berusaha mengetahui
hasil dari proses pembelajaran yang ia lakukan. Hasil yang dimaksud adalah
baik, tidak baik, bermanfaat, atau tidak bermanfaat, dll. Pentingnya diketahui
hasil ini karena ia dapat menjadi salah satu patron bagi pendidik untuk
mengetahui sejauh mana proses pembelajran yang dia lakukan dapat mengembangkan
potensi peserta didik. Artinya, apabila pembelajaran yang dilakukannya mencapai
hasil yang baik, pendidik tentu dapat dikatakan berhasil dalam proses
pembelajaran dan demikian pula sebaliknya. Salah satu cara yang dapat dilakukan
untuk mengetahui hasil yang telah dicapai oleh pendidik dalam proses
pembelajaran adalah melalui evaluasi. Evaluasi yang dilakukan oleh pendidik ini
dapat berupa evaluasi hasil belajar dan evaluasi pembelajaran.
B.
PENGERTIAN EVALUASI
Istilah evaluasi berasal dari bahasa Inggris yaitu Evaluation yang
artinya penilaian. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, evaluasi berarti penilaian (KBBI, 1996:272). Nurgiyantoro (1988:5) menyebutkan bahwa evaluasi adalah proses
untuk mengukur kadar pencapaian tujuan. Ia lebih lanjut menjelaskan bahwa
evaluasi yang bersinonim dengan penilaian tidak sama konsepnya dengan
pengukuran dan tes meskipun ketiga konsep ini sering didapatkan ketika masalah
evaluasi pendidikan dibicarakan. Dikatakannya bahwa penilaian berkaitan dengan
aspek kuantitatif dan kualitatif, pengukuran berkaitan dengan aspek
kuantitatif, sedangkan tes hanya merupakan salah satu instrumen penilaian.
Meskipun berbeda, ketiga konsep ini merupakan satu kesatuan dan saling
memerlukan.
Selanjutnya, ada juga para ahli evaluasi pendidikan, seperti
Sudijono, menyebutkan bahwa evaluasi adalah (1) proses/kegiatan untuk
menentukan kemajuan pendidikan, dibandingkan dengan tujuan yang telah
ditentukan, (2) usaha untuk memperoleh informasi berupa umpan balik (feed back)
bagi penyempurnaan pendidikan (Sudijono,
2006:2). Hampir sama dengan Sudijono, Dimyati
dan Mujiono (2006:192). menyebutkan bahwa evaluasi adalah suatu proses untuk menentukan
nilai belajar dan pembelajaran yang dilaksanakan.
C.
KEDUDUKAN EVALUASI DALAM PEMBELAJARAN
Tes merupakam
salah satu jenis alat ukur yang digunakan untuk memperlihatkan hasil belajar
siswa. Misalnya seorang guru telah melaksanakan tes IPS maka guru tersebut akan
memperoleh data hasil belajar siswa dalam mata pelajaran tersebut. Data hasil
belajar siswa tersebut merupakan hasil pengukuran. Jadi untuk melakukan pengukuran
guru perlu alat ukur. Alat ukur yang digunakan untuk memperoleh informasi hasil
belajar dapat berupa tes atau non tes. Dari kumpulan data tersebut guru akan
dapat menarik kesimpulan tentang perkembangan belajar IPS siswa. Kegiatan
inilah yang disebut dengan penilaian (assessemen). Jadi untuk melakukan assessmen
guru memerlukan alat ukur, hasil pengukuran dan penyimpulan dari data-data
hasil pengukuran. Jika setelah selesai pembelajaran guru ingin melihat kembali
peran setiap komponen dalam program pembelajaran.
Berdasarkan
data-data yang diperoleh dari setiap komponen kegiatan pembelajaran maka guru
dapat menilai efektivitas program pembelajaran. Berdasarkan uraian tersebut
anda dapat menentukan kedudukan tes, pengukuran, asesemen, dan evaluasi.
Mahrens dan Lehmann (1978 : 10) mengutip ungkapan yang berbunyi “Mengajar tanpa melakukan tes
tidak masuk akal”. Ungkapan ini menunjukkan betapa erat kaitan antara
pengajaran dan evaluasi. Dari pernyataan-pernyataan di atas, dapat disimpulkan
bahwa evaluasi merupakan suatu komponen yang sangat erat berkaitan dengan komponen-komponen
lain di dalam pengajaran serta evaluasi dan pengajaran itu saling membatu
antara satu dengan yang lainnya.
DAFTAR
PUSTAKA
Dimyati & Mudjiono. 2006. Belajar dan Pembelajaran.
PT Rineka Cipta : Jakarta.

No comments:
Post a Comment